Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2021

Istri atau Orang Tua? Renungan Santri tentang Loyalitas dan Cinta Sejati

Gambar
Istri atau Orang Tua? Ketika Kekaguman Menjadi Ujian Kesetiaan 👳‍♂️ Istri atau Orang Tua? Ketika Kekaguman Menjadi Ujian Kesetiaan ✍️ Oleh: Perot 😲 Kita sering kewalahan saat melihat bangunan megah, santri yang berbaris rapi, dan suasana religius yang menggugah hati. Apalagi saat sholawat mereka menggema, membuat bulu kuduk merinding. Lalu ada silsilah langsung ke Kanjeng Nabi — seolah tidak ada lagi alasan untuk menolak menjadi murid di tempat itu. Kekaguman yang mendalam membuat kita seperti terhipnotis. Kita menyimpan setiap "jurus" yang diajarkan dalam hati dan segera mengamalkannya. Ini sangat manusiawi. 🏡 Tapi Bagaimana dengan Pondok Kakek? Pondok Mbah, yang metode ngajarnya hanya sebatas menyuruh 'ngiseni jeding' atau 'nimpali tletong', seringkali tak kita anggap istimewa. Kita merasa biasa saja. Bahkan sering berkata, “Mbah, njenengan baleni sing wingi, kulo lali,” sambil tetap asik mengecek HP. Padahal, ...

Emak

 E M A K Pakaian Kaos lusuh sangat kentara di pelupuk mata siapapun yang melihatnya. Terkadang beberapa pakaian yang masih bagus hanya kerahnya saja yang rusak dimodifikasi menjadi pakaian sore.  Tidur Tak butuh tempat khusus. Springbed atau kasur empuk, di depan tv. Dan kadang tidak niat tidur, ingin tetap terjaga untuk mengikuti berita atau sinetron tv. Tapi raga terlalu letih untuk 'memanjakan diri sendiri' dengan persiapan tidur yang enak dan nyenyak. Bahkan sering sekali gangguan pertanyaan dari beberapa 'kesayangannya' membangunkan beliau hanya sekedar untuk interupsi atau request ga penting. Makan Sangat jelas sekali tidak ada waktu makan terbaik selain ketika 'kesayangannya' selesai makan dan glegek'en sembari nonton tivi atau sekedar bercanda. Dan beberapa makanan yang 'eman dibuang' secara sembunyi-sembunyi beliau makan.  Hubungan tetangga Sesekali nonggo itu pun bagian dari beli sunlight ataupun menyelesaikan administrasi ke-RT-an yang men...

SEL

 S E L Ruang lingkup: Sel dalam manusia Fakta: Di dalam tubuh manusia ada 30-40 trilyun sel. Membangun logika positif: 1. Ketika manusia makan maka otomatis nutrisi akan mengalir dan tidak ada 1 sel pun dari ujung rambut sampai ujung kaki yang tidak merasakan nutrisi.  2. Tetap saja ada sel baru dan ada sel yang mati.  3. Ada sel dengan imun bagus dan yang sakit-sakitan.  4. Semua sel akan dapat nutrisi.. Meskipun dia sel cacing yang ada di lambung manusia.  5. Sel tidak bisa melihat manusia. 6. Sel adalah bagian terkecil dari manusia yang kadang berkelompok membentuk jaringan selanjutnya organ. 7. Jika kita makro kan... Sel itu tak ada.. Yang ada hanya manusia.  8. Kepandaian sel dalam bekerja sama dengan sel lain akan membentuk metabolisme sehat.  9. Tidak ada 1 sel pun yang bisa menganalisa manusia meskipun kepala sel itu besar.  10. Apakah keinginan sel bisa melawan manusia? NB.  Berangan untuk melogikan Tuhan dengan mengamati yang diseki...

EKSPRESI ATAS KETENTUAN TUHAN

 EKSPRESI ATAS KETENTUAN TUHAN Tatkala kita dihadapkan pada keadaan yang menjengkelkan (omah kobong) atau sikap anak yang tidak sesuai dengan keinginan kita (mencuri uang di kotak masjid) maka apa yang harus kita lakukan? Yakinlah apapun kejadian itu yang melakukan adalah Allah. Dan layakkah kita protes atau marah atau mangkel pada Allah yang kita yakini adalah pelakunya? Yang layak kita lakukan adalah berkata aku bersaksi atas semua kejadian yang ada di alam ini adalah kehendakMu. Dan aku bersyukur atas kesempatan yang Kau berikan untuk menyaksikan kebesaranMu. Dan sikap ini juga berlaku pada hal yang menyenangkan dan membahagiakan yang kita terima. Untuk meyakini dan mendarahdagingkan paragraf diatas ada yang perlu berdarah-darah sampai dia mengerti. Ada yang perlu ber-trilyun² uang terbuang untuk yakin.  Teruslah latihan menempa hati untuk ridlo atas semua ketentuanNya.  Semoga Allah senantiasa melimpahkan ridlo, rahmat dan hidayah Nya kepada kita semua. Amien.

GA ADA PILIHAN LAIN

 GA ADA PILIHAN LAIN Beberapa hari ini kita disuruh menyaksikan kejadian yang cukup melelahkan. Yang memaksa kita mau tidak mau harus melihat semua itu adalah perwujudan dari Tuhan.  Kalau masih menggunakan nafsu atau ego maka habislah kita. Tergerus dengan harga diri, pengorbanan, munajat habis²an, dan kesalahpahaman. Dan itu tentunya menyakitkan. Takkan kuat kepala kita memikirkannya dan tak kuasa hati merasakan kepedihannya.  Jalan satu²nya adalah memaksa ruh kita mlongo dan menatap penuh takjub atas aksi² Tuhan. Pakailah ruh yang bersaksi bahwa semua itu adalah kehendak Tuhan. Kemudian bersyukurlah masih diberikan kesempatan, ruh kita untuk menjadi penonton atas kejadian² yang bikin jantung berdebar.  Kepahitan berubah menjadi towo dalam samudera rahmatNya. Begitu pula manisnya kehidupan. Hingga kita berada di suatu titik dengan kesadaran penuh berkata "Adalah kemutlakan keinginan untuk selalu denganNya" NB.  ditulis ulang dari dialog dengan cak had di teras...

tips

 Tips..  1. Kurangi kata aku disela-sela kita berbicara. Karena aslinya kamu itu ga ada.  2. Usahakan tidak panik,  sat set, cepat,  kesusu.... Kalem saja.. Karena dengan bras bres atau sat set ndang mari ndang uwis.. Sikap seperti itu kerap mematikan pandangan kita akan gambar Tuhan sebagai pelajaran pelaku di belakang semua kejadian.  Seringlah tarik nafas dalam.. Seraya mengkoneksikan batin dengan Tuhan..

NONTON FILM INDIA

 NONTON FILM INDIA Manusia sebagai pelaku Sebagai manusia peran lancar, mulus dengan ending happy adalah harapan kita.  Lahir dari keluarga kaya, sd favorit, kampus ternama, kerja gaji tinggi. Meninggal pada waktu sholat.  Manusia sebagai penonton Kejadian mulus seorang pemain film dari awal film dimulai sampai ending, pasti dibenci. Seperti cerita pada paragraf diatas.   "Film buruk, sutradara datar² saja. Bisa ga se buat film. Ga nendang.membosankan. Harusnya kalah dulu, latihan di hutan dan tarung lagi menang. Huffftt... " Kita memilih jadi pelaku atau penonton Kalau pelaku kayaknya enggak banget. Itu pikiran sempit kita. Keegoisan kita. Nafsu kita.  Pilihan kita jadi penonton adalah yang terbaik.  Memang kapasitas kita diciptakan hanya menyaksikan. So gimana dong.. Meski kita sekarang jadi pemain..(secara kasat mata)  Keluarlah dari tubuhmu, jadikan ruh mu sebagai penonton akan film yang nendang banget karya Allah. Hanya saja kebetulan kita no...

Apakah Benar Manusia Terbuat dari Tanah? Ini 5 Sifat yang Harus Kita Miliki

Gambar
Apakah Benar Manusia Terbuat dari Tanah? Ini 5 Sifat yang Harus Kita Miliki 🖼️ Ilustrasi pria yang sedang merenung tentang makna tanah sebagai asal penciptaan manusia. 🌱 Apakah Benar Manusia Terbuat dari Tanah? Ini 5 Sifat yang Harus Kita Miliki Banyak yang meyakini bahwa manusia diciptakan dari tanah. Tapi jika kita mempercayainya, maka seharusnya sifat tanah itu juga tercermin dalam diri kita. Apa saja sifat-sifat tanah yang bisa menjadi cerminan hidup kita? 1. Pasrah Namun Kuat Tanah menerima apa pun yang menimpa dirinya. Mau dicangkul, diinjak, bahkan dijadikan tempat buang kotoran—ia tetap diam. Tapi bukan karena lemah. Ia hanya paham tempatnya dan menyerahkan semuanya kepada kehendak langit. 2. Senantiasa Menatap Langit Tanah tak pernah lepas dari pandangan ke langit. Pagi, siang, sore, malam—ia menunggu dan menatap. Seolah berkata, "Aku hanya makhluk rendah yang berharap rahmat dari atas." 3....

Smartphone

 Ketika hape terkoneksi dengan wifi maka dia benar benar smartphone Ketika ruh anak diuji dengan ruh bapak. Dan ruh anak bisa syncronized maka akan muncul mutiara Ketika ruh manusia bisa ridlo dengan Sang Pemegang Ruh maka kita akan diajak ngomong Semoga kita bisa menyaksikan Tuhan dimanapun kita berada. Amien..

Mohon maaf

 Mohon maaf.. Terkadang aku sok pintar. Merasa dapat ilham dari Tuhan. Karena kedekatan emosional dengan Tuhan dengan meditasi atau apapun itu. Dan dishare ke kawan yang 'alih-alih' sefrekwensi. Kadang saya minta di'aminkan' atas ilham saya. Dan dalam hati kecil saya menuntut pembaca bilang "waoo... Levelmu sudah tinggi banget. Aku belum sampai kesana. Mohon bimbingannya suhu". Kadang saya yakin itu menyebalkan banget. Tanpa tahu kondisi psikologis pembaca.. Saya ingin mengajak mereka ber'euforia' atas ilham yang belum tentu benar ini.  Dan saya juga ga memposisikan diri sebagai posisi mereka sedang galau kah? Sedang ada masalah kah? Intinya saya minta maaf, mungkin tulisan saya mengusik 'eksistensi' pencapaian panjenengan yang mungkin sudah jauh dari saya.  Semoga keberkahan senantiasa tercurah pada kita semua. Amien. 

Alhamdulillah

 Alhamdulillah kegiatan pernikahan tonis udah kelar.  Segala puja puji full pada Allah yang bisa membuat orang tertawa dan bersedih. Dan saya pribadi merasakan banyak pelajaran. Terkait hubungan dengan keluarga dan manajemen hati. Belajar sepanjang masa atas semua peristiwa dan senantiasa cool dan tenang dalam sikap.  Bukan suatu yang instan dan semudah kita menulis kata-kata mutiara dalam artikel saat pikiran jernih. Butuh latihan tiap waktu.  Mohon maaf ke semua keluarga jika ada tutur dan sikap yang kurang berkenan. Ada zona kritis yang terkadang membuat beberapa ekspresi diri dirasa kurang sopan. Dan sebaliknya saya memaafkan ke semuanya juga. Semoga kita diparingi hati yang tenang dan cool.. Atas apapun peristiwa yang diberikan ke kita.

JADILAH CEWEK IDAMAN

 JADILAH CEWEK IDAMAN Sebagai seorang yang normal dan waras. Maka kita akan tidak menyukai seorang cewek yang materialistis, kedonyan.  Dan juga kita takkan suka ada cewek yang suka pada cowok yang berpangkat. Meskipun kita orang berpangkat. Kita tak suka jenis cewek yang hanya melihat pangkat kita. Kita juga tak suka pada cewek yang mendua dengan benda hidup terlalu atau banget. Contoh pada anak, ibunya atau bapaknya. Untuk yang terakhir ini memang agak rawan dengan  salah paham. Sama halnya ibu yang melahirkan kita. Kita sayang setengah mati itu wajar. Beliau adalah yang menghadirkan kita ke dunia. Tetapi apakah kita akan mencintai pak RT yang ngasih bantuan warga miskin dimana itu uang pak lurah? Intinya kita suka pada cewek yang tahu porsi.  Kita tanpa sekolah, tanpa pengetahuan kampus, tanpa teman yang ngasih tahu secara naluri kita pasti berpikir pada hal diatas.  Yang kita suka adalah bener bener cewek yang menyadari besarnya cinta kita melebihi segalanya...

panah

 Ketika Soni menarik busur panah untuk melesatkan anak panah ke tujuan target.. Dengan kekuatan tangannya. Dengan bidikan mata elangnya.. Dengan kekuatan kuda-kudanya. Melesatlah anak panah menuju target.  Sebelum anak panah lepas dari busur panah disebut usaha soni.  Ketika melesat kena dorongan angin.. Sehingga melenceng dari target. Gravitasi, kelembapan, angin, gesekan dengan udara disitulah di luar kuasa soni. Kepintaran kita hanya sampai tangan melepas anak panah. Sabar menunggu anak panah mengenai sasaran. Ikhlas kan dia pas di melenceng atau tidak pada sasaran.  Lakukan yang terbaik, sisanya serahkan pada alam.

Melekat dan Melepas: Renungan Bijak tentang Harta, Tahta, dan Keluarga

Gambar
Makna Melepas dan Melekat: Renungan Bijak tentang Harta, Tahta, dan Keluarga Makna Melepas dan Melekat: Renungan Bijak tentang Harta, Tahta, dan Keluarga Kata-kata Mutiara Penuh Makna: Pernahkah Anda mengalami tangan terkena lem? Entah itu lem sego , lem glukol , lem castol , lem G , atau bahkan lem Alteco . Rasanya tidak nyaman, lengket, dan ketika dilepaskan sering kali terasa menyakitkan. Semakin kuat daya rekat lem tersebut, semakin sakit pula proses pelepasannya. Begitulah analogi kehidupan... Sering kali dalam hidup, kita terlalu melekat pada harta , tahta , dan bahkan keluarga . Padahal, semakin erat keterikatan kita pada dunia, maka semakin sulit pula kita melepaskannya saat tiba waktunya. Harta yang kita kumpulkan mati-matian, jabatan yang kita pertahankan sekuat tenaga, atau bahkan orang-orang tercinta yang menemani hidup kita—semuanya bisa pergi kapan saja. Dan ketika itu terjadi, rasa kehilangan yang dalam pun t...

DUALITAS

 DUALITAS Kanan dan Kiri Senang dan Sedih Positif dan Negatif Cowok dan Cewek Apasih di dunia ini yang ga dualitas? Menerima dualitas dan melihatnya dengan tersenyum. Sudah begitu saja. Bahkan atom juga gitu. Ada positif, ada negatif. Hanya saja bedanya. Atom positif ada di inti atom bersama dengan atom netral. Dan atom negatif selalu mengelilingi inti atom. Anggap atom netral adalah kita, maka atom positif selalu berdampingan dan melekat.. Biarkan atom negatif terus mengelilingi. Membenci dualitas adalah bukan kesadaran. Contoh: Ada dualitas "Tertata rapi vs berserakan". Anak kita habis bermain-main, maka mainan akan berserakan dimana-mana. Apakah kita membenci anak kita? Tentu tidak, kita pasti merapikannya dengan pemakluman tetap sayang pada mereka. Dan besoknya, saat anak kita ngorat-ngarit lagi apakah kita ngamuk? Adanya cuma menghimbau dengan kasih sayang. Bersikap selalu netral tetapi masih berlekatan dengan atom positif dan biarkan atom negatif mengelilingi. Alam meng...

Adab bertamu

 Adab bertamu 1. Bersikaplah sopan, baik tutur kata, pakaian maupun sikap. 2. Perkenalkan diri dengan baik. 3. Bertamu jangan suka ngintip². 4. Makan hidangan jangan anyi². 5. Jangan berlama-lama (tahu waktu). 6. Apapun sajian jangan komentar, ntah banyak atau sedikit, enak atau tidak. 7. Bersikap mayat, dikapak-kapakno manut. 8. Jangan rakus memakan semua sajian nanti kita terkesan ndeso. 9. Bersikaplah kosong, karena tuan rumah ga suka tamu yang sombong. 10. Ga usah pamer kelihaian silat atau amalanmu, nanti diketawain. Pada dasarnya kita hanya kunang-kunang yang hinggap sebentar untuk minum. Lanjutkan perjalananmu ke lampu merkuri besar.